Komplikasi Penyakit Rematik dan Penyakit Ginjal

Komplikasi Penyakit Rematik dan Penyakit Ginjal

Penyakit rematik yang diderita tanpa disadari menjadi penyebab munculnya penyakit lain yang memperburuk kondisi tubuh. Bagaimana bisa terjadi, tentu saja jika ada akibat pasti karena adanya sebab, apa saja yang perlu difahami?? Berikut penjelasan singkat terkait penyakit rematik menjadi penyebab penyakit ginjal yang menyebabkan komplikasi penyakit rematik dan penyakit ginjal . Agar dapat meminimalisir penyakit yang diderita dan bisa menentukan penanganan yang baik.

Penyakit Rematik ini disebabkan oleh gangguan autoimun. Penyakit Rematik dapat dideteksi dengan mengenali ciri juga gejala rematik itu sendiri. Rematik terdiri atas berbagai jenis dan bisa menjangkiti persendian mana pun pada tubuh. Rematik terjadi saat sistem imun menyerang sinovial (lapisan yang mengelilingi sendi). Inflamasi yang dihasilkan menyebabkan penebalan sinovial, yang merusak tulang rawan dan tulang dalam sendi.

Adapun Gejala Umum dari Rematik adalah :

  • Mengalami kaku
  • Bengkak pada sendi
  • Mati rasa dan kesemutan
  • Nyeri dada
  • Farktur
  • Memar
  • Nyeri pada bagian sendi dan kekakuan sendi pagi hari selepas bangun tidur dan setelah duduk lama. Kekakuan biasanya membaik dengan gerakan.
  • Lelah
  • Lenurunan nafsu makan
  • Nodul kulit dan demam.
  • Gejala fisik pada persendian memerah, bengkak, timbul rasa nyeri, berubah bentuk dan terasa hangat.

Penyebab Penyakit Ginjal Karena Penyakit Rematik

Ada 2 kemungkinan yang muncul terjadinya komplikasi antara penyakit rematik dan penyaki ginjal, yakni:

1. Akibat efek penyakit rematik itu sendiri – Peradang akibat autoimun pun dapat memengaruhi area tubuh lainnya, termasuk pembuluh darah yang menuju ke ginjal. Ketika kemampuan fungsi ginjal menurun tentu saja menjadi meningkat resiko penderita rematik menderita penyakit ginjal, atau menderita komplikasi. Komplikasi rematik yang umunya terjadi dengan beberapa jenis penyakit ginjal diantaranya adalah amiloidosis, glomerulonefritis (penumpukan zat kekebalan di dalam ginjal), dan penyakit yang melibatkan jaringan ginjal lainnya.

2. Akibat efek dari penggunaan obat-obatan untuk rematik – Selain dari efek peradangan pada pembulu darah ke ginjal, penyebab komplikasi rematik dengan ginjal lainnya adalah efek penggunaan obat-obatan yang dikonsumsi untuk penyakit rematik. Beberapa jenis obat-obatan untuk mengatasi penyakit rematik yang umum digunakan diantaranya :
Jenis obat-obatan yang umum digunakan adalah

  • Obat Disease-Modifying AntiRheumatic Drugs (DMARDs) untuk memperlambat progresivitas rematik dan menyelamatkan sendi dan jaringan lain dari kerusakan permanen. DMARD yang sering diberikan yaitu methotrexate (trexall), leflunomide (Arava), hydroxychloroquine (plaquenil) dan sulfasalazine (Azulfidine). Namun, DMARD tertentu berpotensi menyebabkan kerusakan ginjal. Contoh DMARD adalah cyclosporine dan metotreksat.
  • Obat NSAID, seperti naproxen dan ibuprofen bisa membantu mengurangi nyeri dan bengkak. Namun, obat ini juga bisa menurunkan jumlah aliran darah ke ginjal sehingga mengakibatkan terjadinya penurunan fungsi ginjal lebih lanjut.
  • Kortikosteroid, seperti prednisone, biasa digunakan untuk mengurangi peradangan dan rasa sakit. Namun, obat kortikosteroid juga bisa meningkatkan tekanan darah sehingga memberikan tekanan tambahan pada ginjal.

untuk penggunaan obat-obatan disarankan menggunkan obat-obatan yang tidak menimbulkan efek samping berbahaya untuk kesehatan seperti Nutrinext, Habbatun Plus, DalimoGold.

Jika sekarang sedang mengalami penyakit rematik harus diwaspadai baik dari efek penyakit rematik itu sendiri atau pun dirasa saat ini fungsi ginjal anda menurun karena penggunaan obat-obatan untuk rematik, perhatikanlah beberapa gejala awal penyakit ginjal di bawah ini.

Beberapa gejala ini bisa mengindikasikan bahwa penyakit ginjal sedang mengintai penderita rematik.

  • Kulit pucat.
  • Kulit gatal dan sangat kering.
  • Nafsu makan menurun.
  • Mual dan muntah.
  • Urine sedikit.
  • Bengkak di beberapa bagian tubuh. Seperti mata dan pergelangan kaki.
  • Terjadinya kram otot. Khususnya kram otot bagian kaki.
  • Napas pendek atau munculnya rasa lelah yang terus menerus.
  • Bau napas tidak enak dan tercium seperti bau urine.
  • Mengalami tekanan darah tinggi (hipertensi).

Dikhawatirkan komplikasi terjadi karena hal-hal tersebut, dan memperparah kondisi kesehatan. Jika memang sudah terasa gejala-gejala diatas, segera berkonsultasi dengan tenaga medis untuk penanganannya. Namun bila sudah dipastikan terjadi komplikasi kedua penyakit tersebut, konsultasikan untuk penggunaan obat-obatan yang digunakan, jangan sampai mengobati salah satu penyakit tetapi memperburuk keadaan karena penyakit lainnya bertambah parah.

Demikian penjelasan singkat mengenai penyakit rematik, mudah-mudahan dapat bermanfaat. Supaya kita lebih menghargai, menjaga, dan mencegah, munculnya penyakit yang dikarenakan ketidaktahuan tentang penyakit lain yang diderita.

Harga isi 60 kapsul Rp 250.000

Rp 235.000

Untuk pemesanan Nutrinext Kapsul silahkan kirim
Nama, No HP, Alamat Lengkap, Jumlah
ke nomor HP atau klik nomor langsung untuk chat via WhatsApp

0822-4260-8476


error: Content is protected !!